[D.O] nae nargeun gitareul deureo haji mothan gobaegeul hogeun gojipseuresamkin iyagireul [Chanyeol] norae hana mandeun cheok jigeum m...


[D.O] nae nargeun gitareul deureo haji mothan gobaegeul
hogeun gojipseuresamkin iyagireul
[Chanyeol] norae hana mandeun cheok jigeum malharyeo haeyo
geunyang deureoyo I’ll sing for you
[Baekhyun] neomu saranghajiman saranghanda mal an hae
eosaekhae jajonsim heorak an hae
[Suho] oneureun yonggi naeseo na malhal tejiman
musimhi deureoyo I’ll sing for you
[Chen] The way you cry, the way you smile
naege eolmana keun uimiin geolkka?
hagopeun mal, nohchyeobeorin mal
[Xiumin] gobaekhal tejiman geunyang deureoyo
I’ll sing for you, sing for you
[Sehun] geunyang hanbeon deutgo useoyo
[Kai] jogeum useupjyo naegen geudae bakke eomneunde
gakkeumeun namboda mothan na
[Lay] sasireun geudae pume meorikareul bubigo
angigo sipeun geonde marijyo
[Baekhyun] The way you cry, the way you smile
naege eolmana keun uimiin geolkka?
doraseomyeo huhoehaetdeon mal
[D.O] sagwahal tejiman geunyang deureoyo
I’ll sing for you, sing for you
[Suho] amureohji anheun cheokhaeyo
[Chen] maeil neomu gamsahae geudaega isseoseo
sinkkaeseo jusin nae seonmul
[Chanyeol] oneuri jinamyeon nan tto eosaekhae haljido
[Xiumin] hajiman oneureun kkok malhago sipeo
geureoni deureoyo
[D.O] The way you cry, the way you smile
naege eolmana keun uimiin geolkka?
hagopeun mal, nohchyeobeorin mal
[Chen] gobaekhal tejiman jom eosaekhajiman
geunyang deureoyo I’ll sing for you, sing for you
[Baekhyun] geunyang deureoyo I’ll sing for you
Source by : https://cafekpopland.wordpress.com/

[Jackson] Subaek beon seonggonghanjeok eomneun gobaek  Jasingami eomneun na should I just go back  Bandeusi gobaekhanda  Ma...




[Jackson] Subaek beon seonggonghanjeok eomneun gobaek 

Jasingami eomneun na should I just go back 
Bandeusi gobaekhanda 
Malman hamyeon mwohae In the end 
Ni apeseo deul su eomneun naui gogae

[Junior] Nan niga joha i mari dodaeche wae eoryeounji
Mal haryeoda mallyeoda mal haryeoda mallyeoda
[Yugyeom] Pyeonjireul sseoseo juneun geot majeodo wae himi deulji
Sseotdaga tto jjijeotda sseotdaga tto jjijeotda

[Junior] Neoui maeumi nawa dalla 
Neoreul du beon dasin mot bolkka bwa 
Geuge neomu duryeowoseo
[Yugyeom] Malhal yonggiga najil anha
Ireoke noraereul billyeo 
Naui maeumeul neoege yeolge

[JB] I love you, baby I
I love you (Aju orae jeonbuteo)
[Youngjae] I love you, baby I
I love you (I do)

[BamBam] Haru jongil neoui dapjangeul gidaryeo
Hoksirado mal silsu halkka bwaseo 
Sseotda jiwotdareul banbokhae
Naui jinsimgwan dalli mari heot naone
Geoureul bomyeo yeonseuphaetdeon 
Deurama gateun dae sadeureun ne ape seomyeon 
Kkameogeun chaero heodungdae
Nae soneun neoui son apeseo meomchithae
Simjangsoriga neoege deullil deusi keojine Yeah

[Junior] Neoui maeumi nawa dalla 
Neoreul du beon dasin mot bolkka bwa 
Geuge neomu duryeowoseo
[Yugyeom] Malhal yonggiga najil anha
Ireoke noraereul billyeo 
Naui maeumeul neoege yeolge

[JB] I love you, baby I
I love you (Aju orae jeonbuteo)
[Youngjae] I love you, baby I
I love you (I do)

[Mark] Nae simjangeun Drum soricheoreom dugeungeoryeo
Nae pumeun neoreul kkwak aneul nalman gidaryeo
Nae dallyeogeun ppalgan pyosimaneul gidarigo
Nae gobaegeun naui yonggimaneul gidaryeo
Yeojeonhi naneun sosimhan babojiman
Sumanheun bameul saemyeo sseotdeon i noraega
Naui jinsimeul jeonhaejugil wonhae
Ieopon han jjogeul neoui sone
Eottae?

I love you ([JB] Love you) Baby I
I love you ([JB] Aju orae jeonbuteo)
I love you ([Youngjae] Woo hoo~) Baby I
I love you ([Youngjae] I do, I do)

Source by : http://vivik-pop.blogspot.co.id/

Ludfi presented Jung Chanwoo,  Kim Hanbin,  Kim Jiwon,  Kim Jinhwan,  Son YunHyeong,  Kim Donghyuk,  Koo Junhoe Psycho...



Ludfi presented


Jung Chanwoo, Kim Hanbin, Kim Jiwon, 
Kim Jinhwan, Son YunHyeong, Kim Donghyuk, Koo Junhoe


Psychology, Mystery

PG-18



Happy Reading ^^





Ketika gejolak amarah sudah tak terbendung lagi. Ketika martil telah melukai seseorang. Ketika titik-titik api telah berubah menjadi kobaran. Dan ketika kata’maaf’ tak lagi memiliki arti.






Furnitur-furnitur itu bergeming. Bungkam. Entah karena tak memiliki nyali, atau memang hanya tak ingin berkomentar. Bodohnya, mereka hanya diam saja. Rela menjadi saksi bisu tentang apa yang terjadi di depan mata.

Sebuah lengan putih pucat bergerak diantara yang lain. Mencoba untuk menggapai sesuatu, yang didapati hanya udara kosong. Hampa. Lengan itu kini kembali merapat pada sang empunya. Pria berkulit pucat dengan bekas luka sayatan di dahi kiri. Iris kelam menyapu seluruh penjuru ruangan. Kacau. Apakah ini akibat ulahnya? Pria itu bahkan tidak yakin dengan apa yang baru saja terjadi. Hanya warna merah yang di pantulkan oleh retina.

Kembali irisnya menyapu seluruh ruangan. Bagian dari otaknya memproses, meski lambat namun ia kini mulai mengerti. Mulai menyadari apa yang terjadi. Tubuhnya bergetar. Makin meringkuklah tubuh kurus tersebut. Merapat pada dinding yang dinginnya menusuk hingga tulang. Seolah mengolok ketidak-berdayaannya. Pria itu terisak. Wajahnya begitu pias, menunjukkan keputus asaan yang amat sangat.

Ia tidak sendirian disana. Ia bersama teman-temannya. Teman yang amat ia sayangi. Iris kelam itu kembali menyapu ruangan. Sekali lagi, kacau. Ia ingat itu akibat ulahnya dan teman-temannya. Pria itu menyunggingkan senyum. Ia salah mengira, jika ia telah melakukan hal buruk pada kamarnya. Wanita tua cerewet yang dipanggilnya ibu itu pasti akan memarahinya lagi. Kemudian tubuhnya akan membiru. Setidaknya jika bersama teman-temannya wanita itu tak akan bisa memarahinya.

Benar, ia bersama teman-temannya. Ia tak perlu kawatir sekarang. Ia akan aman.

Mereka sedang tidur sekarang. Nyenyak sekali hingga pria itu tak kuasa untuk membangunkan. Pria itu menyunggingkan senyum terbaiknya. Teman-temannya pasti sangat lelah. Mereka sibuk bermain seharian ini.

Lekas pria itu bangkit, beranjak menuju lemari. Mencari selimut untuk mereka. Udara sedang dingin, tentu ia tak ingin jika teman-temannya sampai jatuh sakit. Ia akan merasa amat bersalah.

“Hyung, ini, kau akan hangat dengan ini.” Sebuah selimut  tebal menutupi tubuh pria lain yang lebih tinggi dari yang lain. Pria itu tidak bergeming.

“Kalian adalah temanku, para hyungku. Kalian sangat baik. Amat baik padaku.” Wajah pria yang satu-satunya masih terjaga kembali pias. Irisnya sedikit buram. Dan sesuatu mencoba untuk keluar dengan paksa dari pelupuk matanya, sesuatu yang tak asing baginya. Ia mengusap dahi temannya –yang paling dekat dengannya–  yang sedikit basah.

“Junhoe hyung,” Punggung tangannya yang basah ia tarik mendakati wajahnya. Dengan perlahan organ tak bertulang miliknya menyapu punggung tangannya yang menjadi basah karena sentuhan. Pria itu menatap dirinya sendiri. Tersenyum.

“Sepertinya aku harus mandi dulu, sebentar lagi akan ada tamu. Ah –aku lengket sekali”

_._

Gerombolan pelajar membentuk kumpulan kecil, bak semut telah mendapat bebijian. Mereka berbisik, berdecak dan sederet aktifitas lainnya yang masih berhubungan erat dengan kegiatan menggunjing.

“Ini benar-benar diluar dugaan, dia bahkan masih seumuran denganku.”

“Mungkin dia punya alasan–“

“Satu-satunya alasan adalah karena dia psikopat.”

_._







January, 1 2016
Ditemukan tujuh orang pria di dalam salah satu kamar gedung apartemen. Enam orang diantaranya dalam keadaan tewas dengan kondisi mengenaskan. Satu orang lainnya sedang duduk di sebuah sofa dengan senyuman mengerikan. Diketahui mereka semua adalah anggota boy group terkenal, dibawah naungan management besar.
Korban berinisial HB, JIH, JW, JH, YN, dan DH.
Sementara ini CW diduga menjadi pelaku.

Polisi akan memberikan keterangan lebih lanjut saat keluarga korban mengijinkannya.



A/N:

Annyeong ^^
Saya sedikit simpati sama part Chanwoo di lagu-lagu iKON, sedikit sekali. Yah memang bagaimana lagi. Diantara semua member, hanya dia yang kemampuan bernyanyinya masih kurang. Tapi saya yakin Chanwoo bisa grow up kedepannya.

Kalian pasti sudah tahu kabar miring yang menyatakan kalau Chanwoo dibully kan? Saya antara percaya ngga percaya sih. Tapi ngeliat perlakuan member terhadap bocah itu saya jadi prihatin. Saya ngga asal jugde aja. Saya pilah apa itu memang benar, dan jika itu memang benar saya hanya akan mengatakan jika mereka melakukan hal itu ada alasannya. Logikanya, Chanwoo datang setelah WIN. Kita tahu perjuangan B.I cs saat WIN, mereka berjuang banget. Mati-matian. Dan disaat M&M Chanwoo datang dengan segala kekurangannya. Sementara team B sudah level atas Chanwoo masih menengah, merangkak nyusul mereka. Dan disitu juga Chanwoo menang polling terakhir sehingga dialah yang masuk iKON. Hanya dalam waktu singkat. Itulah masalahnya menurut saya.

Tapi lebih dari itu saya menerima iKON dengan segala kekurangan mereka. Mencintai mereka seperti saya mencintai SUPER JUNIOR. Keduanya berbeda. Namun perjuangan mereka bikin saya mikir 'ah, hidup tuh ngga segampang balikin tangan.' Saya selalu mengapresiasi idol-idol korea yang berjuang dari bawah. Seperti SUPER JUNIOR, IKON, MONSTA X, SEVENTEEN, VIXX, dll.

Semoga mereka bisa terus sukses ^^

Ludfi present Jung Hoseok, Kim Namjoon BTS's members Unpredictable genre. PG-17 "You have to rememb...


Ludfi present


Jung Hoseok, Kim Namjoon
BTS's members


Unpredictable genre.
PG-17




"You have to remember.
The world not always in your hand."



Entah sudah berapa lama Hoseok menangis di samping motornya. Yang jelas hari telah benar-benar gelap sekarang. Namun tidak ada tanda-tanda bocah ini akan beranjak. Hoseok merasa seperti mendapat kutukan. Di saat kondisinya yang sedang terpuruk. Seseorang menepuk bahunya. Hoseok bergeming namun sebuah lengan memaksanya untuk mengangkat kepalanya.
            
“hei….kau tak apa?” Suaranya terdengar asing dan berat. Hoseok tak mengenalnya, bukannya takut bocah itu malah tetap diam dalam posisinya merunduk. Enggan untuk menatap.
            
“tuan, hari sudah gelap dan disini tak aman, sebaiknya kau segera meneruskan perjalananmu” masih bergeming “kau kehabisan bahan bakar ya, wah disini jauh dari SPBU sih, bagaimana kalau kau….”
            
“berisik!” Hoseok mengangkat kepalanya, irisnya menangkap sosok pria berwajah sangar yang tengah terkejut. Jika dalam kondisi normal Hoseok pastilah akan mentertawakan pria yang berjongkok di hadapannya ini, tapi karena ia sedang badmood jadi… “apa tujuan hidupmu menganggu orang hah! Pergi sana dan jangan mencampuri urusanku!!”

BUG!

Hoseok tersungkur karena pukulan yang tiba-tiba tersebut.

“apa masalahmu sih?! Aku kan hanya khawatir dan bertanya! Tidak usah berteriak!”

BUG!

Kali ini pria asing itu yang tersungkur. Mereka saling baku hantam. Sementara jalanan telah sepi sehingga tidak akan ada orang yang akan melerai perkelahian bodoh mereka.

“kau yang berteriak, bodoh!”

“kau yang bodoh!”

“kau tukang ikut campur urusan orang!”

“dasar tidak tahu terimakasih!”

Pukulan demi pukulan saling mereka layangkan. Hingga mereka berdua kehabisan tenaga dan hanya bisa saling memandang penuh kesal. Hoseok terkejut karena tiba-tiba saja ia melupakan semua masalah yang menderanya seharian ini. Tanpa sadar ia tergelak. Membuat pria asing di hadapannya mengernyit bingung. Hoseok tertawa lepas hingga kemudian suaranya hilang karena ia kehilangan kesadaran.

®UNEXPLAINED®

Kim Namjoon. Begitulah orang memanggilnya. Adalah seorang bocah berumur 17 tahun yang telah melewati masa pubertas. Remaja yang doyan membaca manga rated H. Penggila wanita seksi. Pemain wanita kelas atas. Tipe anak yang sangat menikmati hidup. Satu kata yang paling mencerminkan dirinya. Liar. Lahir tanpa tahu siapa orang tuanya tidak mejadikannya minder dan pemurung. Ia justru tumbuh menjadi remaja yang easy going dan banyak teman. Kim Namjoon, anak angkat Kim Jongwoon, si pebisnis nyentrik. Ia diangkat sebagai anak bukan karena keluarga Kim adalah keluarga mandul yang tak bisa memiliki anak. Kim Jongwoon tidak pernah menikah dan ia tidak suka sendirian. Jadilah ia mengangkat Namjoon sebagai putranya saat bocah itu berumur 4 tahun.

Namjoon adalah rapper underground di ibu kota. Kehidupan malam adalah kesehariannya. Balapan liar merupakan hobinya. Lingkup pertemanannya sangatlah luas dan ia tipe anak yang akan dengan mudah menjadi popular. Namjoon merupakan siswa resmi Kyung High School, sekolah ternama di ibu kota.

Remaja kelebihan hormone, mungkin Namjoon pantas menyandang status demikian. Ia terlalu aktif dalam segala hal. Namjoon aktif di orgnisasi-organisasi besar di sekolah. Dalam pelajaran ia juga terbilang mampu. Setidaknya nama Kim Namjoon tertulis dalam jajaran peringkat lima belas besar sekolah. Dalam bidang olahraga pun meskipun tidak bisa dikataka jago, hampir semua bidang olahraga ia mampu lakukan. Kehidupan malamnya sangatlah berbeda dengan statusnya di sekolah sebagai siswa berprestasi. Namjoon seperti punya dua sisi. Disisi lain ia adalah siswa yang berprestasi di sekolahnya. Namun ia juga merupakan pembalap illegal yang namanya amat ditakuti, juga rapper yang mumpuni. Namjoon benar-benar kelebihan hormone.

Semua teman-teman sekolahnya bukannya tidak tahu mengenai hal ini. Kebanyakan orang akan menyembunyikan statusnya jika mereka memiliki dua sisi kehidupan yang berbeda. Tapi, Namjoon berbeda. Ia santai saja bila temannya mengetahui ia adalah anggota gang underground terbesar di kota dan pembalap terkenal. Namjoon orang yang tidak bisa diprediksi.

“hei tampan” seorang siswa menghampiri Namjoon yang sedang melahap bekal makannya di kelas.

“enyah dariku, baekgayhyun” olok Namjoon tanpa beralih dari makanannya. Yang baru saja datang hanya mengerucutkan bibirnya. Ialah teman dekat Namjoon, sangat cerewet memang, namun untuk ukuran teman Baekhyun sangat baik. Ia benar-benar setia kawan. Tipe teman idaman. Nilai plusnya, ia tahan dengan segala olokan Namjoon.

“aku tidak gay” elak anak bernama Baekhyun tersebut. Ia mengeluarkan ponselnya dan membuka akun social media miliknya. Menyibukkan diri.

“kau seperti uke, ayolah akui saja, mumpung Chanyeol masih menyukaimu tuh. Aduh!” Pria yang lebih tinggi mengaduh karena tendangan tiba-tiba yang diterimanya di tulang kering. Ouh. Pasti rasanya menyakitkan. Mengingat Baekhyun adalah pemain futsal terbaik di sekolah mereka.

“jangan menyebut namanya, telingaku sakit”

“ah Park Chanyeol, dia juga salah satu anggota gang ku loh. Yah meskipun rapp nya tak sebagus diriku, tapi untuk ukuran pemula ia hebat juga” yang lebih pendek hanya memutar matanya kesal. Tak berniat membalas ucapan Namjoon yang memang tak butuh balasan.

“terimakasih bekalnya Baek, kau yang terbaik” Namjoon memberikan jempolnya tepat di depan hidung Baekhyun yang langsung membuka mulutnya dan menggigitnya. “hei bocah lepaskan! Aw!”

“suruh ayahmu untuk menyewa maid, oh tolonglah rumah kalian benar-benar kacau” keluh Baekhyun setelah ia puas menggigit jempol anak yang jauh lebih tinggi darinya tersebut. Namjoon memang memakan bekal miliknya. Keluarga Kim tidak menyewa maid, dan Namjoon jadi jarang sarapan karena ayahnya hanya pandai membuat racun bukan makanan.

“berdua saja kami sudah seramai itu, Baek. Tidak terimakasih”

“tapi kalian berdua tidak ada yang bisa memasak Joon, oh tuhan, ayahmu bahkan lebih parah”

“kan ada kau, hehe”

“kau tidak membayarku”

“kau bukan pekerja komersil, Baek. Lagipula kau memang milikku kan, untuk apa aku membayar milikku sendiri. Aduh! Kau kenapa sih!” Lagi-lagi Namjoon mendapat pukulan namun kali ini di kepala.

“kau dan ayahmu sama saja”

“itulah gunanya ada ayah, hei, kau terdengar seperti ibuku. Bagaimana jika kau menikah dengan ayahku dan menjadi ibuku, Baek?”

“DASAR BRENGSEK!” Dan setelah itu, Si kecil Baekhyun meninggalkan Namjoon yang tertawa lepas dibangkunya. Sepeninggalan Baekhyun, tawa Namjoon menghilang sedikit demi sedikit hingga akhirnya ia terdiam, memandang jendela kelas yang terbuka. Kedua tangannya yang sedari tadi di bawah meja ia tarik keluar. Sebuah gulungan kertas yang sengaja digulung dengan tergesa berada di genggamannya. Genggamannya semakin mengerat. Kemudian ia melirik jam yang melingkar di tangan kirinya dan membuka gulungan. Tertulis di sana ‘temui aku di tempat biasa atau aku yang akan menemui temanmu yang manis itu’.

“maaf Baek, aku harus mengusirmu” Kemudian ia beranjak keluar kelas dengan membawa semua barang-barangnya. Tidak. Ia tidak akan bolos sekolah. Ia tak ingin merusak reputasinya, ia berbelok ke arah ruang piket guru untuk mengambil surat ijin.


®UNEXPLAINED®


To Be Continued...





A/N: Saya berusaha untuk update secepat yang saya bisa. Dan sekali lagi saya mengingatkan. Saya dalam tahap belajar menulis, jadi saya membutuhkan masukan dari pembaca semuanya. Tolong untuk tidak menjadi pembaca gelap saya haha :D tapi saya sangat berterimakasih atas kebaikan pembaca meluangkan waktu sejenak untuk membaca tulisan saya^^

Happy reading...

[Vernon] Yeah Just stop acting like you didn’t hear me or [Vernon] yo seoro maebeon deutneun dung mareul dollyeodae Girl I kno...


[Vernon] Yeah Just stop acting like
you didn’t hear me or
[Vernon] yo seoro maebeon deutneun
dung mareul dollyeodae
Girl I know wassup on your mind
Stop fronting and tell me
I I I want you
Baby I I I want you
Baby I I I want you
neoreul tteoollil ttaemada got me singing

[Ailee] Question & answer tto mot deureun cheok
gwaenhi moreuneun cheokhaebwado
I know you already know that
I I I I want you baby you know
I I I need you Ha
neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
honjaseoman U ooh I’m asking you
neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
tto honjaseo U ooh I’m asking you Our Q&A

[S.Coups] gamsuseong teochyeo memojangi gadeuk chasseo
myeot gae golla deonjin yudojilmune
pisik useo neomgyeo
botong yeogan naegi anya
donggong jijin nandan marya
seumugogae neomeo seumulhanainde
dabeul moreugetdan marya

[Ailee] Let me know na wae ireoneunji moreugesseo
amudo nune an deureowa I don’t know why
Must be something in your eyes
[S.Coups] haru jongil seoroui nunman chyeodaboda sigani ga

[Woozi]deulkiji anheuryeo jakku aesseuneun deuthan siseon
([Ailee] I know you already know that)
I I I I want you baby you know
Oh I need you my babe

[Ailee] Let me know [Woozi] na wae ireoneunji moreugesseo
[Ailee] amudo [Woozi] nune an deureowa I don’t know why
[Ailee] Must be something in your eyes
[Vernon] Yeah neoreul tteoollil ttaemada got me singing

[Ailee] Question & answer tto mot deureun cheok
gwaenhi moreuneun cheokhaebwado
I know you already know that
I I I I want you baby you know
I I I need you Ha
neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
honjaseoman U ooh I’m asking you
neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
tto honjaseo U ooh I’m asking you Our Q&A

[Vernon] neon mal an haedo da areo
naega wonhaneun dapbyeon
But mareun jeongcheo eobsi doragago
bolloneuro baro neomeogajamyeon
saljjak dapdaphae jiryeohae
gateun jilmuneul myeot beon doepurihae?
ttak bwado dabeun jeonghaejyeo ineunde
nal bomyeon ssak da ijeobeorin dae
ttanmal naogo neon baro tto
danghwanghan pyojeongeul boine
Well whatever, sirhjimaneun anheuni
geunyang i neukkimeul jeulgillae

[Ailee] Let me know na wae ireoneunji moreugesseo
amudo nune an deureowa I don’t know why
Must be something in your eyes
[S.Coups] haru jongil seoroui nunman chyeodaboda sigani ga

[Ailee] Question & answer tto mot deureun cheok
gwaenhi moreuneun cheokhaebwado
I know you already know that
I I I I want you baby you know
I I I need you Ha
neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
honjaseoman U ooh I’m asking you
neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
tto honjaseo U ooh I’m asking you Our Q&A

[Woozi]Q&A mwol eoryeopge saenggakhae
neoui maeum soge ineun geudaero malhae
You just look into my eyes
And tell me what’s on your mind
ne du nuni da malhaejujanha
[Vernon] Yeah got me singing like

[Woozi] Q&A mwol eoryeopge saenggakhae
neoui maeum soge ineun geudaero malhae
When I look into your eyes
You tell me what’s on your mind
Our Q&A

[Ailee/Woozi] Question & answer tto mot deureun cheok
[Ailee/Woozi] gwaenhi moreuneun cheokhaebwado
[Ailee] I know you already know that
[Ailee/Woozi] I I I I want you baby you know
[Ailee/Woozi] I I I need you Ha
[Ailee/Woozi] neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
[Ailee/Woozi] honjaseoman U ooh I’m asking you
[Ailee/Woozi] neol bomyeon U ooh nado mollae U ooh
[Ailee/Woozi] tto honjaseo U ooh I’m asking you
[Ailee] Our Q&A

Source by : http://vivik-pop.blogspot.co.id/